Refleksi

Kamu Sudah Utuh Sebelum Dunia Mengkotak-kotakkanmu

Ketika kamu masih merupakan jiwa yang melayang-layang, masih menjadi bagian dari energi alam semesta, Tuhan telah menitipkan sebuah talenta yang identik dengan identitas jiwamu. Bahkan sebelum ia bersatu menjadi bagian dari tubuh fisikmu, kamu sudah utuh — jauh sebelum dunia mencoba mengkotak-kotakkanmu dalam identitas yang dibuat agar kamu mudah ditebak, mudah dikontrol, mudah disetir.Jauh sebelum […]

Kamu Sudah Utuh Sebelum Dunia Mengkotak-kotakkanmu Read More »

Spiritual Narsistik dan Kecenderungan Menghakimi Orientasi Seksual Sesama Manusia

Kita hidup di zaman di mana orang bersembunyi di balik agama untuk memvalidasi egonya —mengukur kesucian dari seberapa keras mereka menghakimi orang lain. “Spiritual narsisisme adalah ketika seseorang menggunakan Tuhan untuk merasa lebih unggul, bukan untuk belajar menjadi rendah hati.” Manusia sering kali menganggap bahwa Tuhan adalah soal aturan fisik — tentang hal-hal yang terlihat,

Spiritual Narsistik dan Kecenderungan Menghakimi Orientasi Seksual Sesama Manusia Read More »

Topeng Kesucian dan Tameng ‘Manusia Biasa’: Sebuah Tragedi Rohani

“Defenisi manuasia biasa yang anda maksudkan itu seperti apa dan defenisi manusia biasa di mata Tuhan itu seperti apa?” Istilah ‘Manusia Biasa’ di lingkungan yang toxic sering dijadikan tameng untuk melanggengkan kebiasaan beracun yang telah mendarah daging—sebuah kenyamanan dalam kehancuran. Ironisnya, kata ini juga sering muncul dalam kotbah-kotbah gereja, sebagai justifikasi atas kebusukan hati, seolah-olah

Topeng Kesucian dan Tameng ‘Manusia Biasa’: Sebuah Tragedi Rohani Read More »